Hadis 872
Posisi Ibu Jari Saat Takbiratul Ihram
Sunan an-Nasai : 872
Sunan an-NasaiNomor Hadis 872
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا فِطْرُ بْنُ خَلِيفَةَ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى تَكَادَ إِبْهَامَاهُ تُحَاذِي شَحْمَةَ أُذُنَيْهِ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Fithr bin Khalifah] dari [Abdul Jabbar bin Wa'il] dari [bapaknya] bahwa dia melihat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam apabila beliau hendak memulai shalat, beliau mengangkat kedua tangannya hingga kedua ibu jarinya hampir sejajar dengan kedua daun telinganya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Petunjuk cemerlang meletakkan rentangan otot ibu jari menempel pandangan sebaris pada ujung lemas daging telinga di masa ihram pembuka.
- Terbukanya kelonggaran luas agar tiap hamba mengukur sendiri penyesuaian lengan tangannya di wilayah batas sela-sela kedua perantara pundak telinga.
- Apresiasi kuat ke arah tradisi mencermati dengan sungguh-sungguh gerak praktik persembahyangan semata demi mengikuti napas pedoman kekasih Allah.
