Hadis 574
Alasan Kenapa Rasulullah Mengerjakan Dua Rakaat Setelah Ashar
Sunan an-Nasai : 574
Sunan an-NasaiNomor Hadis 574
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي حَرْمَلَةَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ السَّجْدَتَيْنِ اللَّتَيْنِ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّيهِمَا بَعْدَ الْعَصْرِ فَقَالَتْ إِنَّهُ كَانَ يُصَلِّيهِمَا قَبْلَ الْعَصْرِ ثُمَّ إِنَّهُ شُغِلَ عَنْهُمَا أَوْ نَسِيَهُمَا فَصَلَّاهُمَا بَعْدَ الْعَصْرِ وَكَانَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً أَثْبَتَهَا
Telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Hujr] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ismail] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Harmalah] dari [Abu Salamah] bahwa dia pernah bertanya kepada 'Aisyah tentang dua rakaat yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam setelah 'Ashar. Maka ['Aisyah] menjawab: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam awal mulanya mengerjakan sebelum 'Ashar, lalu jika beliau sibuk atau lupa, maka beliau akan shalat setelah 'Ashar. Apabila Beliau telah mengerjakan suatu shalat maka beliau mengerjakannya terus-menerus."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang muslim dibolehkan untuk mengqadha ibadah shalat sunnah yang terlewat akibat lupa atau karena adanya uzur kesibukan yang mendesak.
- Rasulullah memiliki kebiasaan istimewa: jika beliau sudah memulai satu kebaikan ibadah, beliau akan terus merutinkannya (istiqamah).
- Kebiasaan shalat ba'da Ashar Nabi bermula dari shalat sunnah sebelumnya yang tertunda pelaksanaannya.
