Hadis 531
Seandainya Tidak Bikin Repot, Isya Wajib Diakhirkan
Sunan an-Nasai : 531
Sunan an-NasaiNomor Hadis 531
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِتَأْخِيرِ الْعِشَاءِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seandainya aku tidak khawatir akan memberatkan umatku, maka pasti aku menyuruh mereka untuk mengakhirkan shalat Isya pada setiap kali shalat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Segala aturan dan syariat agama mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan kenyamanan umat.
- Menunda shalat Isya sangat diutamakan bagi orang yang yakin dirinya tidak akan ketiduran.
- Tidak diwajibkannya mengakhirkan Isya adalah anugerah agar umat bisa beristirahat lebih cepat.
