Hadis 3079
Urutan Amal Paling Mulia: Beriman, Berjihad, lalu Haji Mabrur
Sunan an-Nasai : 3079
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3079
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ حَجٌّ مَبْرُورٌ
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim], ia berkata: telah memberitakan kepada kami [Abdur Razzaq], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Ibnu Al Musayyab] dari [Abu Hurairah], ia berkata: seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: amalan apakah yang paling utama? Beliau menjawab: "Beriman kepada Allah." Orang tersebut berkata: kemudian apa? Beliau menjawab: "Berjihad di jalan Allah." Orang tersebut berkata: kemudian apa? Beliau menjawab: "Haji yang mabrur."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keimanan tauhid selalu berada di atas segala-galanya karena ia penentu sahnya suatu ibadah.
- Pengorbanan di medan juang memegang urutan kedua terbesar berkat manfaatnya yang dirasakan seluruh umat.
- Menunaikan rukun Islam ibadah haji tanpa cacat dan dosa adalah prestasi tertinggi yang menempati peringkat tiga.
