Hadis 2974
Penangguhan Shalat Maghrib Hingga Tiba di Muzdalifah
Sunan an-Nasai : 2974
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2974
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَيْثُ أَفَاضَ مِنْ عَرَفَةَ مَالَ إِلَى الشِّعْبِ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ أَتُصَلِّي الْمَغْرِبَ قَالَ الْمُصَلَّى أَمَامَكَ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ibrahim bin 'Uqbah] dari [Kuraib] dari [Usamah bin Zaid] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika bertolak dari Arafah beliau condong ke jalan bukit. Usamah berkata: maka saya katakan kepadanya: apakah anda melakukan shalat Maghrib? Beliau menjawab: "Mushalla ada di depanmu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan untuk menunda pelaksanaan shalat Maghrib agar bisa dijamak dengan shalat Isya setibanya di Muzdalifah.
- Ajaran Islam memberikan banyak kemudahan berharga bagi para musafir agar tidak kesulitan menunaikan shalat wajib.
- Anjuran untuk mematuhi arahan serta keputusan pemimpin rombongan haji mengenai tata cara pelaksanaan suatu ibadah.
