Hadis 2972
Lembutnya Teguran Nabi: Tenanglah Wahai Hamba Allah
Sunan an-Nasai : 2972
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2972
أَخْبَرَنِي أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفَاضَ مِنْ عَرَفَةَ وَجَعَلَ يَقُولُ السَّكِينَةَ عِبَادَ اللَّهِ يَقُولُ بِيَدِهِ هَكَذَا وَأَشَارَ أَيُّوبُ بِبَاطِنِ كَفِّهِ إِلَى السَّمَاءِ
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertolak dari 'Arafah dan bersabda: "Tenanglah wahai hamba Allah." Dan beliau berbicara dengan tangannya demikian, dan Ayyub memberikan isyarat dengan bagian dalam telapak tangannya menuju langit.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sunnah menyapa orang lain atau jamaah yang sedang berdesakan dengan menggunakan panggilan mulia hamba Allah.
- Menggunakan bahasa tubuh atau isyarat tangan yang lembut dan jelas guna membantu meredam kepanikan orang banyak.
- Ketenangan batin (sakinah) akan sangat memengaruhi ketenangan gerak fisik jamaah dalam menjalankan ketaatan.
