Hadis 291
Panduan Tepat dan Cepat Cara Mencuci Pakaian dari Darah Haid
Sunan an-Nasai : 291
Sunan an-NasaiNomor Hadis 291
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ وَكَانَتْ تَكُونُ فِي حَجْرِهَا أَنَّ امْرَأَةً اسْتَفْتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضِ يُصِيبُ الثَّوْبَ فَقَالَ حُتِّيهِ ثُمَّ اقْرُصِيهِ بِالْمَاءِ ثُمَّ انْضَحِيهِ وَصَلِّي فِيهِ
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Habib bin Arabi] dari [Hammad bin Zaid] dari [Hisyam bin Urwah] dari [Fathimah binti Al Mundzir] dari [Asma' binti Abu Bakr] -dia ada di kamarnya- bahwa seorang perempuan meminta fatwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang darah haid yang menodai baju? Beliau lalu berkata: 'Gosok dan keroklah dengan kuku, kemudian percikilah dengan air, lalu shalatlah dengan kain tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menghilangkan najis darah haid harus dimulai dari menghilangkan wujud fisiknya dengan cara dikerok kuku atau digosok.
- Air adalah alat utama untuk menyucikan pakaian setelah wujud darah dihilangkan secara fisik.
- Baju yang sudah dicuci dan dihilangkan najisnya boleh langsung dipakai untuk shalat tanpa perlu menunggu berganti baju lain.
