Hadis 2174
Ampunan Dosa Melalui Keutamaan Puasa Ramadhan
Sunan an-Nasai : 2174
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2174
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang berpuasa Ramadlan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dari dosanya yang telah berlalu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ibadah puasa Ramadhan harus selalu dilandasi dengan keimanan kepada Allah.
- Mengharapkan pahala hanya dari Allah (ihtisab) adalah syarat utama agar puasa diterima.
- Allah memberikan ganjaran berupa ampunan dosa-dosa masa lalu bagi hamba-Nya yang berpuasa dengan benar dan ikhlas.
