Hadis 2105
Penegasan Singkat Usia Perjalanan Kalender Bulan
Sunan an-Nasai : 2105
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2105
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ عَنْ مُحَمَّدٍ وَذَكَرَ كَلِمَةً مَعْنَاهَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَلَمَةَ قَالَ سَلَمَةُ سَمِعْتُ أَبَا الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ يَوْمًا
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dari [Muhammad] -dan dia menyebutkan kalimat yang maknanya- telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Salamah] dia berkata: aku mendengar [Abul Hakam] dari [Ibnu 'Abbas] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Satu bulan dua puluh sembilan hari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kepercayaan bahwa bulan selalu wajib penuh sampai menyentuh usia tanggal di ujung tertinggi telah ditolak keras oleh garis waktu bulan Islam.
- Nilai besaran dua puluh sembilan dianggap sah serta tidak menghilangkan sisi keabsahan tata ibadah menurut koridor baku tuntunan keagamaan.
- Penjelasan pendek dan tak bertele-tele dari teladan Nabi membukakan kemudahan yang sangat praktis guna mempercepat pelaksanaan ibadah.
