Hadis 1948

Mengisi Barisan Shaf Makmum dalam Shalat Ghaib

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1948

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ شُعْبَةَ يَقُولُ السَّاعَةَ يَخْرُجُ السَّاعَةَ يَخْرُجُ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنْتُ فِي الصَّفِّ الثَّانِي يَوْمَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى النَّجَاشِيِّ

Telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin 'Ali] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud]: Aku mendengar [Syu'bah] berkata: "Sekarang Abu Jubair akan keluar (dari rumahnya), sekarang Abu Jubair akan keluar (dari rumahnya). Telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata: "Aku berada di barisan kedua di hari ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menshalati An Najasyi."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Makmum shalat jenazah harus dengan tertib mengisi barisan pertama terlebih dahulu sebelum membuat barisan shaf kedua di belakangnya.
  • Menjadi bagian dari makmum dalam shalat jenazah adalah amal mulia di mana posisi berapapun di barisan tetap mendatangkan kebaikan.
  • Keterangan detail dari para sahabat sangat penting sebagai fondasi tata letak pengaturan shaf masjid sepanjang masa.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami