Hadis 1898
Dialog Hasan dan Ibnu Abbas Terkait Sikap Berdiri Saat Jenazah Melintas
Sunan an-Nasai : 1898
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1898
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ أَنَّ جَنَازَةً مَرَّتْ بِالْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ وَابْنِ عَبَّاسٍ فَقَامَ الْحَسَنُ وَلَمْ يَقُمْ ابْنُ عَبَّاسٍ فَقَالَ الْحَسَنُ أَلَيْسَ قَدْ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِجَنَازَةِ يَهُودِيٍّ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ نَعَمْ ثُمَّ جَلَسَ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Muhammad]: bahwasanya sebuah jenazah -diusung- lewat di hadapan [Hasan bin Ali] dan [Ibnu Abbas], lalu Hasan berdiri dan Ibnu Abbas tidak berdiri, kemudian Hasan berkata: "Bukankah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri untuk jenazah seorang wanita Yahudi?!" Ibnu Abbas berkata: "Benar, kemudian beliau duduk."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terjadi perbedaan sikap antara Hasan dan Ibnu Abbas berdasarkan informasi yang mereka ketahui dari kebiasaan Nabi.
- Dibolehkan saling mengingatkan dan berdiskusi masalah agama dengan cara yang sopan antar sesama kaum muslimin.
- Menurut riwayat Ibnu Abbas, Nabi pernah berdiri untuk menghormati jenazah, tetapi kemudian memilih duduk pada waktu yang lain.
