Hadis 172
Mengapa Makanan yang Dimasak dengan Api Mengharuskan Wudhu?
Sunan an-Nasai : 172
Sunan an-NasaiNomor Hadis 172
أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي الزُّبَيْدِيُّ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَارِظٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ
Telah mengabarkan kepada kami [Hisyam bin Abdul Malik] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad yaitu Ibnu Harb] berkata: telah menceritakan kepadaku [Az-Zubaidi] dari [Az-Zuhri] sesungguhnya [Umar bin Abdul Aziz] Telah mengabarkan kepadanya bahwasannya [Abdullah bin Qarizh] Telah mengabarkan kepadanya bahwa [Abu Hurairah] berkata: 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda': "Berwudlulah kalian dari -makanan sesuatu- yang disentuh (dimasak dengan) api'."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menaruh perhatian besar pada kebersihan tubuh kita secara menyeluruh apabila ingin menyambung interaksi shalat dengan Allah.
- Dianjurkan selalu menyegarkan fisik minimal lewat cuci tangan usai menikmati masakan matang yang pekat baunya.
- Berpegang teguh pada urutan riwayat agar pesan tentang kepedulian terhadap kebersihan umat selalu hidup lestari.
