Hadis 1678
Tata Cara Nabi Menunaikan Shalat Malam Sebelas Rakaat
Sunan an-Nasai : 1678
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1678
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ مِنْهَا بِوَاحِدَةٍ ثُمَّ يَضْطَجِعُ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata: telah memberitakan kepada kami ['Abdurrahman] dia berkata: [Malik] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah] Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam sebelas rakaat, dengan shalat witir satu rakaat. kemudian berbaring miring ke sebelah kanan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Total rakaat shalat malam dan witir Rasulullah sering kali berjumlah sebelas rakaat.
- Shalat witir satu rakaat selalu menjadi bagian penutup dari rangkaian ibadah tersebut.
- Sunnah berbaring ke sisi kanan sejenak setelah menyelesaikan ibadah shalat malam.
