Hadis 1654
Cara Melaksanakan Shalat Malam dan Shalat Witir
Sunan an-Nasai : 1654
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1654
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ صَلَاةُ اللَّيْلِ فَقَالَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Muhammad bin Al Mughirah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Utsman] dari [Syu'aib] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata: "Seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, 'Bagaimana cara shalat malam? Lalu beliau menjawab: "Dua rakaat-dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir akan segera Subuh maka shalatlah witir satu rakaat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat malam sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara bertahap dengan kelipatan dua rakaat salam.
- Shalat witir berfungsi sebagai ibadah penutup dari rangkaian shalat malam seseorang.
- Diperbolehkan mengerjakan shalat witir cukup dengan satu rakaat, terutama saat kondisi mendesak menjelang waktu Subuh.
