Hadis 1626
Alasan Nabi Shalat Hingga Kakinya Bengkak: Menjadi Hamba Bersyukur
Sunan an-Nasai : 1626
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1626
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ يَقُولُ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى تَوَرَّمَتْ قَدَمَاهُ فَقِيلَ لَهُ قَدْ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ قَالَ أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dan [Muhammad bin Manshur] -dan lafadz ini miliknya- dari [Sufyan] dari [Ziyad bin 'Ilaqah] dia berkata: Aku mendengar [Al Mughirah bin Syu'bah] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam hingga kedua kakinya bengkak, lalu dikatakan kepadanya, `Bukankah dosa-dosa engkau yang telah lewat dan yang akan datang telah diampuni! ' Beliau berkata: 'Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?"'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tingginya semangat ibadah Rasulullah walau beliau telah dijamin bebas dari dosa.
- Tujuan utama ibadah tidak hanya untuk menebus kesalahan, tetapi sebagai bentuk syukur (terima kasih) hamba kepada pencipta-Nya.
- Diperbolehkan memanjangkan bacaan shalat malam jika fisik memang mampu melakukannya.
