Hadis 1524
Cara Mengqadha Satu Rakaat Tersisa pada Shalat Khauf Bersama Nabi
Sunan an-Nasai : 1524
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1524
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ وَاصِلِ بْنِ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الْخَوْفِ فِي بَعْضِ أَيَّامِهِ فَقَامَتْ طَائِفَةٌ مَعَهُ وَطَائِفَةٌ بِإِزَاءِ الْعَدُوِّ فَصَلَّى بِالَّذِينَ مَعَهُ رَكْعَةً ثُمَّ ذَهَبُوا وَجَاءَ الْآخَرُونَ فَصَلَّى بِهِمْ رَكْعَةً ثُمَّ قَضَتْ الطَّائِفَتَانِ رَكْعَةً رَكْعَةً
Telah mengabarkan kepada kami ['Abdul A'la bin Washil bin 'Abdul A'la] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Sufyan] dari [Musa bin 'Uqbah] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata: "Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam mengerjakan shalat Khauf pada sebagian hari-harinya (peperangan). Sebagian kelompok berdiri bersamanya dan sebagian lain menghadap kearah musuh. Lalu beliau shalat satu rakaat dengan orang-orang yang bersamanya, lalu mereka pergi (menempati posisi yang menghadap kearah musuh) sedangkan kelompok (yang menghadap ke musuh) menempati (posisi yang baru shalat), dan Rasulullah shalat satu rakaat bersama mereka. Setelah itu kedua kelompok tersebut menyempurnakan satu rakaat satu rakaat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kelonggaran hukum (keringanan) beragama yang diberikan di medan darurat tidak menggugurkan jumlah batas standar rakaat ibadah.
- Keteraturan serta keadilan membagi giliran istirahat ibadah tergolong sikap kedisiplinan yang amat ditekankan dalam Islam.
- Pemahaman dasar ilmu syariat harus dikuasai oleh pengikut jamaah supaya bisa mandiri saat harus berpisah dari imam shalat.
