Hadis 1247
Hadits Isyarat Telunjuk dan Berdoa Saat Duduk Tasyahud
Sunan an-Nasai : 1247
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1247
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ مَيْمُونٍ الرَّقِّيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَهُوَ ابْنُ يُوسُفَ الْفِرْيَابِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَلَسَ فِي الصَّلَاةِ فَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَوَضَعَ ذِرَاعَيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ يَدْعُو بِهَا
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Ali bin Maimun Ar Riqqi] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yusuf Al Firyabi] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim bin Kulaib] dari [Bapaknya] dari [Wa'il bin Hujr] bahwa dia melihat Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam duduk dalam shalat dengan menghamparkan kaki kiri dan meletakkan kedua lengannya diatas kedua pahannya, serta menunjuk dengan telunjuknya, beliau berdo'a dengannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kedua belah tangkai lengan tubuh memiliki kapling pijakan penempatan tertata persis di penampang paha pada masa berdiam di duduk tasyahud.
- Memanjatkan puji doa dan harapan pada tengah peribadatan sanggat beriringan dengan adab mengangkat ruas telunjuk tunggal satu arah.
- Ruas bawah kaki sisi perbagian kiri diberdayakan terencana jadi fasilitas peredam atau alas tumpu menekan beban ketika beralih model iftirasy.
