Hadis 1134
Hukum Mengangkat Tangan Setelah Bangkit dari Sujud Pertama
Sunan an-Nasai : 1134
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1134
أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُوسَى الْبَصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ كَثِيرٍ أَبُو سَهْلٍ الْأَزْدِيُّ قَالَ صَلَّى إِلَى جَنْبِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ طَاوُسٍ بِمِنًى فِي مَسْجِدِ الْخَيْفِ فَكَانَ إِذَا سَجَدَ السَّجْدَةَ الْأُولَى فَرَفَعَ رَأْسَهُ مِنْهَا رَفَعَ يَدَيْهِ تِلْقَاءَ وَجْهِهِ فَأَنْكَرْتُ أَنَا ذَلِكَ فَقُلْتُ لِوُهَيْبِ بْنِ خَالِدٍ إِنَّ هَذَا يَصْنَعُ شَيْئًا لَمْ أَرَ أَحَدًا يَصْنَعُهُ فَقَالَ لَهُ وَهَيْبٌ تَصْنَعُ شَيْئًا لَمْ نَرَ أَحَدًا يَصْنَعُهُ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ طَاوُسٍ رَأَيْتُ أَبِي يَصْنَعُهُ وَقَالَ أَبِي رَأَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَصْنَعُهُ وَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبَّاسٍ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُهُ
Telah mengabarkan kepada kami [Musa bin 'Abdullah bin Musa Al Bashri] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [An Nadlr bin Katsir Abu Sahl Al Azdi] dia berkata:"Abdullah bin Thawus shalat di sampingku saat di Mina, di dalam masjid AI Khaif. Jika ia sujud pada rakaat pertama maka ia mengangkat kepalanya dari sujud dengan mengangkat kedua tangannya di hadapan wajahnya, dan aku mengingkari hal itu. Lalu aku berkata kepada Wuhaib bin Khalid: 'Orang ini telah berbuat sesuatu yang tidak pernah kulihat ada orang yang melakukannya'. Lalu Wuhaib berkata kepadanya: 'Kamu telah berbuat sesuatu yang tidak pernah kami lihat ada orang yang melakukannya!' [Abdullah bin Thawus] berkata: 'Aku melihat ayahku melakukannya. [Ayahku] juga mengatakan bahwa dirinya melihat Ibnu Abbas melakukannya, dan [Ibnu Abbas] juga mengatakan bahwa ia pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan hal itu'."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menunjukkan adanya praktik dari sebagian sahabat tentang mengangkat tangan sejajar wajah ketika bangkit dari sujud pertama.
- Mengajarkan pentingnya menelusuri dalil sebuah gerakan ibadah hingga bersambung langsung kepada praktik Rasulullah.
- Para sahabat dan generasi setelahnya sangat teliti dalam memperhatikan gerakan shalat jamaah lainnya di masjid untuk saling mengingatkan.
