Hadis 1002
Menjaga Suara Bacaan Shalat dari Hinaan Kaum Musyrikin
Sunan an-Nasai : 1002
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1002
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ إِيَاسٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ صَوْتَهُ بِالْقُرْآنِ وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ إِذَا سَمِعُوا صَوْتَهُ سَبُّوا الْقُرْآنَ وَمَنْ جَاءَ بِهِ فَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْفِضُ صَوْتَهُ بِالْقُرْآنِ مَا كَانَ يَسْمَعُهُ أَصْحَابُهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا }
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Ja'far bin Iyas] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas] dia berkata:"Dahulu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengeraskan suara dalam membaca Al Qur'an, sehingga bila orang-orang musyrik mendengar bacaan beliau maka mereka segera mencela Al Qur'an dan yang membawanya. Suatu saat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melirihkan suaranya ketika membaca Al Qur'an hingga tidak bisa didengar oleh sahabatnya, maka Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat: 'Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah diantara keduanya itu.'"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Perintah langsung dari Allah untuk mencari jalan pertengahan antara suara keras dan lirih saat melakukan shalat berjamaah.
- Kebijaksanaan dalam berdakwah harus mengutamakan penjagaan nama baik ajaran Islam dari pelecehan orang-orang kafir.
- Nabi Muhammad selalu patuh dan segera menyesuaikan tindakannya begitu mendapat petunjuk baru dari Allah.
